<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Surabaya Forex Center&#187; manajemen &#8211; Surabaya Forex Club &#8211; Komunitas untuk Trader Surabaya &#8211; Online Forex Trading &#8211; Valas Online</title>
	<atom:link href="http://www.surabayaforex.com/tag/manajemen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.surabayaforex.com</link>
	<description>Komunitas Trader Surabaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 05:41:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Mengendalikan Trading dengan Manajemen Resiko</title>
		<link>http://www.surabayaforex.com/dasar-forex/mengendalikan-trading-dengan-manajemen-resiko/</link>
		<comments>http://www.surabayaforex.com/dasar-forex/mengendalikan-trading-dengan-manajemen-resiko/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 07:14:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SFX Center News</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dasar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[sl]]></category>
		<category><![CDATA[stop loss]]></category>
		<category><![CDATA[take profit]]></category>
		<category><![CDATA[tp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.surabayaforex.com/?p=1058</guid>
		<description><![CDATA[Pasar Forex bergerak lebih cepat dari pasar uang lainnya. Terdapat potensi kerugian, tetapi profit yang diperoleh juga dapat lebih tinggi. Memperbesar resiko memang dapat meningkatkan profit yang didapat, namun juga bisa memperbesar kerugian yang diderita, oleh karena itu ada baiknya kita memahami, bagaimana kita harus mengendalikan diri selama melakukan trading. Beberapa hal berikut bisa menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pasar Forex bergerak lebih cepat dari pasar uang lainnya. Terdapat potensi kerugian, tetapi profit yang diperoleh juga dapat lebih tinggi. Memperbesar resiko memang dapat meningkatkan profit yang didapat, namun juga bisa memperbesar kerugian yang diderita, oleh karena itu ada baiknya kita memahami, bagaimana kita harus mengendalikan diri selama melakukan trading. Beberapa hal berikut bisa menjadi wacana bagaimana kita bisa mengendalikan diri selama trading</p>
<p><strong>Keluar dari pasar saat target untung telah dicapai.<br />
</strong></p>
<p>Membuat metodologi trading yang disiplin dengan menempatkan target keutungan (take profit) yang kita kehendaki sangatlah penting. Hal ini membantu trader untuk mengatur batas keuntungan yang hendak dicapai, kemudian keluar dari market jika sudah tercapai, sekaligus beristirahat memantau pasar, dan mempersiapkan analisa untuk posisi berikutnya.<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>Batasi Kerugian<br />
</strong>Stop loss merupakan hal yang sama dengan Take profit, yang membantu investor untuk keluar dari market apabila mengalami loss. Dengan membatasi kerugian pada posisi tertentu, Stop loss membantu investor untuk mengontrol resiko mereka. Bagi trader ahli, stop loss model ini bisa diabaikan, dan digantikan dengan stop loss psikologis, di mana trader sudah tahu kapan saatnya keluar dan melakukan cut loss.<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>Menempatakan Stop dan Take profit dengan benar<br />
</strong>Dimana trader menempatkan stop loss atau take profit tergantung seberapa besar mereka mampu menanggung resiko yang ada. Disarankan untuk tidak meletakkan stop loss terlalu dekat pada harga normal dari market karena akan sangat mudah tersentuh. Take protif harus mencerminkan keuntungan yang anda harapkan, dan juga bergantung pada aktivitas harga pada market, tidak terlalu jauh dan tidak terlalu dekat dengan harga pasar saat itu, juga disesuaikan dengan besarnya rentang pergerakan grafik.</p>
<p><strong>Menganalisa sambil trading Forex<br />
</strong>Analisa teknikal dan fundamental perlu dipahami, walaupun tidak 100% akurat, namun akan memberikan dasar untuk mengambil keputusan. Beberapa analisa jitu yang Anda buat akan membuat Anda semakin percaya diri, dan hal ini bagus selama kepercayaan diri tidak berlebih dan menjurus pada trading yang berlebihan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.surabayaforex.com/dasar-forex/mengendalikan-trading-dengan-manajemen-resiko/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Memanajemen Resiko dalam Trading Forex</title>
		<link>http://www.surabayaforex.com/dasar-forex/tips-memanajemen-resiko-dalam-trading-forex/</link>
		<comments>http://www.surabayaforex.com/dasar-forex/tips-memanajemen-resiko-dalam-trading-forex/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 08:28:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SFX Center</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dasar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[forex]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[trading]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.surabayaforex.com/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[Usaha apapun yang digeluti oleh seseorang tidak akan pernah terlepas dari yang namanya resiko. Begitu pula dengan forex. Bagi kita semua yang telah maupun ingin terjun dalam dunia forex hendaklah menyadari sepenuhnya terhadap yang namanya resiko dalam trading.  Resiko tidak dapat dihindari. Resiko tidak dapat dihilangkan. Resiko hanya dapat diminimalisir dan dikendalikan.
Pada artikel sebelumnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Usaha apapun yang digeluti oleh seseorang tidak akan pernah terlepas dari yang namanya <strong>resiko</strong>. Begitu pula dengan forex. Bagi kita semua yang telah maupun ingin terjun dalam dunia forex hendaklah menyadari sepenuhnya terhadap yang namanya resiko dalam trading.  Resiko tidak dapat dihindari. Resiko tidak dapat dihilangkan. Resiko hanya dapat diminimalisir dan dikendalikan.</p>
<p>Pada <a title="Resiko Trading Forex" href="http://www.surabayaforex.com/2009/08/forex-risk-management/" target="_blank">artikel sebelumnya</a> telah dijabarkan tentang resiko utama forex dan di ulasan kali ini, akan dibahas  lebih lanjut mengenai tips-tips dalam manajemen resiko forex .</p>
<p><strong>1.	Lakukan analisa terhadap pergerakan pasar</strong></p>
<p>Jangan asal membuka posisi tapi analisalah terlebih dahulu pergerakan pasar. Setelah itu barulah menentukan akan membuka posisi buy atau sell. Dasar membuka posisi bisa dari analisa teknikal (indikator) atau fundamental (berita atau event-event rutin di kalender ekonomi), jangan membuka posisi berdasarkan perasaan atau naluri atau merasa beruntung.</p>
<p><strong>2.	Jangan serakah</strong></p>
<p>Pasang target profit Anda. Jikaposisi yang dibuka telah mencapai profit yang ditargetkan maka lakukan close posisi. Perlu anda ingat, trading forex bukanlah cara untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya dalam waktu singkat namun lebih pada bagaimana sebagian uang yang Anda investasikan mampu memberikan return yang memuaskan dengan resiko yang bisa ditoleransi.</p>
<p><strong>3.	Gunakan Stop Loss / Cut Loss.</strong></p>
<p>Buatlah batasan sampai sejauh mana anda mampu menanggung kerugian, tentukan tingkat toleransi Anda.  Gunakan fitur stop loss pada Meta Trader Anda. Cut Loss merupakan  tindakan menutup posisi yang berlawanan dengan pergerakan harga pasar.  Stop Loss dan Cut loss sama-sama perlu dipertimbangkan, untuk membatasi kerugian yang terjadi  sehingga tidak melebihi batas toleransi Anda.</p>
<p><strong>4.	Persiapkan psikologi trading yang matang</strong></p>
<p>Nah, selain ketiga tips  manajemen resiko forex di atas, anda juga perlu  mengenali yang namanya psikologi trading.  Beberapa kesalahan yang sering dilakukan para trader selama trading adalah seperti terlalu ambisius, menaruh harapan terlalu tinggi, tidak memiliki trading plan yang paten, serakah, tidak memasang stop loss/tidak membatasi resiko yang bisa ditanggung, dendam, selalu menyalahkan pasar, overtrade dan mengambil keputusan tanpa menganalisa terlebih dahulu.  Ingat, psikologi sangat mempengaruhi trading yang anda lakukan, oleh karena itu sebelum menghadapi pergerakan pasar hadapilah emosi anda terlebih dahulu. Ambil contoh yang paling sering, ketika trader membuka buy kemudian grafik turun dan menyentuh SL, maka ada pikiran &#8220;Wah mestinya sell nih&#8230;&#8221; dan kemudian klik sell dan SL lagi. Sebaiknya konsisten dengan strategi atau indikator Anda, sehingga jika strategi Anda belum mengatakan waktunya buka posisi, jangan melakukan trading.</p>
<p>Semoga tips-tips di atas bisa membantu Anda meminimalisir resiko selama trading.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.surabayaforex.com/dasar-forex/tips-memanajemen-resiko-dalam-trading-forex/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Forex Risk Management</title>
		<link>http://www.surabayaforex.com/dasar-forex/forex-risk-management/</link>
		<comments>http://www.surabayaforex.com/dasar-forex/forex-risk-management/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 16:12:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SFX Center</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dasar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[forex]]></category>
		<category><![CDATA[fxind]]></category>
		<category><![CDATA[fxopen]]></category>
		<category><![CDATA[loss]]></category>
		<category><![CDATA[management]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[profit]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[risk]]></category>
		<category><![CDATA[scam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.surabayaforex.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Saya berharap bisa mendapat untung yang besar dari trading forex. Dengan penuh keyakinan, saya masukkan $1000 ke dalam sebuah broker. Uang $1000 tersebut adalah hasil menabung saya selama setahun terakhir. Setelah membuka posisi pertama sebesar 3 lot, saya mendapatkan profit $500, &#8220;Hebat, sehari saja uang saya  sudah bertambah 50%. Wah, kalau buka 5 lot, kan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya berharap bisa mendapat <span style="text-decoration: underline;"><strong>untung</strong></span><strong> </strong>yang besar dari trading forex. Dengan penuh keyakinan, saya masukkan $1000 ke dalam sebuah <em>broker</em>. Uang $1000 tersebut adalah hasil menabung saya selama setahun terakhir. Setelah membuka posisi pertama sebesar 3 lot, saya mendapatkan profit $500, &#8220;Hebat, sehari saja uang saya  sudah bertambah 50%. Wah, kalau buka 5 lot, kan bisa lebih banyak nih.&#8221; gumam hati saya.</p>
<p><span id="more-58"></span></p>
<p>Lalu, saya buka lagi 5 lot, grafik mulai bergerak berlawanan dengan kehendak saya. Dengan posisi floating minus yang cukup besar, saya lirik <em>equity </em>saya, wah tinggal $800&#8230; Sambil berkeringat dingin, hati saya berkata, &#8220;Tenang, tenang, sebentar lagi pasti grafik berbalik arah&#8230;&#8221; Namun, kenyataan berbicara lain, <em>equity </em>sekarang tinggal $450 saja. Badan mulai panas dingin, hati terasa kacau, makanan di atas meja tak lagi nikmat, dan bantal pun tidak empuk lagi.</p>
<p>Akhirnya, momen kiamat tiba, account saya terkena <em>margin call</em>. Hasil kerja setahun kemarin, hilang begitu saja. Saya mulai cerita kepada teman-teman, &#8220;Broker saya penipu, <em>scam</em>. Mereka mengambil uang saya, berkali-kali <em>requote </em>saat saya mau profit besar, eksekusinya lambat, blah blah blah&#8230;&#8221; (memang kasihan bener kambing yang berwarna hitam). Hal itu adalah pelampiasan semata, di mana saya tidak sanggup menerima kenyataan bahwa uang yang saya peroleh dengan kerja keras, hilang begitu saja. Apa artinya? Apa yang saya pertaruhkan di sini terlalu besar, jauh <span style="text-decoration: underline;">lebih besar</span> dari yang bisa saya relakan. Solusinya? <em><strong>RISK MANAGEMENT</strong></em>. Bermainlah di zona yang tepat bagi diri Anda.</p>
<p>Kalau boleh saya definisikan, <em>Risk </em>atau Resiko, adalah sebuah kegagalan, sebuah ketidakberuntungan, atau kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi pada seseorang. Dan dalam dunia forex, resiko bisa diartikan sebagai hilangnya modal yang Anda tradingkan. So, <em>Risk Management</em> atau Managemen Resiko di dalam dunia forex adalah bagaimana Anda mengidentifikasikan resiko-resiko yang ada, menganalisa tingkat resiko yang sesuai bagi diri Anda sendiri, dan kemudian mengambil keputusan bagaimana Anda akan berinvestasi di forex.</p>
<p>Dalam trading forex, <span style="text-decoration: underline;"><em>loss</em></span><em> </em>adalah hal yang sangat mungkin terjadi, peluang menang-kalah adalah 50:50. Jadi, kemungkinan besar <em>loss </em>tidak dapat dihindarkan. Dengan manajemen resiko yang baik, kita bisa mengontrol modal kita dan meminimalisir kerugian saat <em>loss</em>, sehingga saat itu terjadi, kita tidak terlalu <em>shock</em>. Mungkin satu hal yang perlu ditanyakan sebelum membuka posisi, atau mungkin sebelum trading, kalau uang ini, atau sebagian dari uang ini habis, apa yang terjadi pada saya? Kalau jawabannya, &#8220;Wah, saya bisa-bisa ngga tidur 3 hari 3 malam&#8221; atau bahkan ekstrim &#8220;Arrrgghh, biarkan saya mati saja&#8221;, maka sebaiknya pikirkan lagi. Perkecil modal yang dimasukkan, sampai ke titik di mana Anda bisa menerima resiko. Kalau sampai berkali-kali mengurangi rencana modal yang hendak dimasukkan, namun masih juga berpikir demikian, maka investasi di dunia forex tampaknya tidak cocok dengan tingkat resiko pada diri Anda.</p>
<p>Jika Anda sudah bisa menentukan, &#8220;Saya akan bermain dengan modal sekian&#8221;, apakah itu 1% dari total aset, 5% ataukah 10%, tidak menjadi soal, asal tingkat resikonya sesuai dan dapat diterima. Maka selanjutnya dari modal yang telah dimasukkan, berapa persen yang akan diresikokan jika terjadi <em>loss</em>? Untuk hal ini, disarankan tidak melebihi 5%.</p>
<p>Selain loss, resiko lain yang mungkin terjadi adalah broker <em>scam</em>, atau agen menggelapkan dana Anda. Hal ini juga membuat kita kehilangan modal. Oleh karena itu, pastikan broker yang dipilih adalah broker baik yang <em>bonafide</em>, dan jangan percaya pada sembarang orang yang hendak membantu Anda berinvestasi di broker tertentu. Salah satu alasan SFX Club bekerja sama dengan FXInd/FXOpen adalah karena FXOpen merupakan sebuah perusahaan yang sangat solid, diregulasi oleh FSC Mauritius, dan salah satu broker terpopuler di Timur Tengah ini memiliki volume trading yang cukup besar, yakni sekitar $55 miliar (Rp 550.000.000.000.000 &#8211; fantastis, coba kita hitung jumlah nolnya &#8211; lima ratus lima puluh triliun Rupiah) per bulan, atau sekitar $3 miliar (Rp 30 triliun) per hari. Tentunya hal ini menahbiskan FXOpen sebagai salah satu broker terbaik di dunia. Volume trading yang besar menunjukkan bahwa banyak investor bergabung dan trading bersama FXOpen, dan banyaknya trader yang berminat terhadap FXOpen menunjukkan kualitas layanan yang top. (Untuk buktinya bisa klik <a title="Volume Transaksi Broker Forex Kelas Wahid" href="http://forexmagnates.com/monthly-retail-forex-volume-report-for-june-2009/" target="_blank">di sini</a>)</p>
<p>Melihat pada peluang <em>profit</em> dan <em>loss </em>yang besarnya sama, 50:50. Maka kita bisa menarik kesimpulan, bahwa tidak mungkin kita akan terus untung, tanpa rugi 1 kali pun. Apabila ada yang menjual sesuatu yang menyebutkan <em>profit </em>100% atau 99%, strategi tidak pernah kalah, dan lain sebagainya, apakah kita bisa mempercayainya? Tentunya sangat sulit mengubah 50:50 menjadi 100:0. Perlu kita cari informasi dengan seksama, membeli janji-janji yang belum jelas hasilnya juga termasuk sebuah kerugian, dan ini juga merupakan resiko yang bisa mengurangi modal kita. Kecermatan kita akan meminimalisir resiko dari hal-hal seperti ini.</p>
<p>Inilah gambaran awal mengenai resiko utama forex, dan pentingnya manajemen resiko. Pada artikel selanjutnya saya akan coba memberikan beberapa tips mengenai apa saja yang perlu diperhatikan untuk meminimalisir resiko, termasuk bagaimana menganalisa profil atau tingkat resiko Anda, sehingga trading akan menjadi lebih aman, nyaman dan menghasilkan. Trading forex bukanlah meraih untung sebesar-besarnya dalam waktu secepat mungkin, namun lebih pada bagaimana sebagian uang yang Anda investasikan mampu memberikan return yang memuaskan dengan resiko yang bisa ditoleransi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.surabayaforex.com/dasar-forex/forex-risk-management/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

