IMF: Sistem Finansial Global Masih Rawan

IMF: Sistem Finansial Global Masih Rawan

International Monetary Fund (IMF) menyatakan bahwa sistem keuangan global masih menjadi titik lemah dalam pemulihan ekonomi. Dalam laporan terbaru, IMF memprediksikan adanya sedikit perkembangan dalam sistem keuangan namun masih ada beberapa resiko yang harus diwaspadai. Menurut IMF, selama enam bulan terakhir sudah dilakukan berbagai usaha untuk menjaga stabilitas keuangan yang juga berimbas terhadap pemulihan ekonomi global.

Menurut Jose Vinals selaku senior IMF berpendapat bahwa saat ini telah ada beberapa negara yang telah mengambil beberapa langkah penting untuk bekerja sama dengan pemerintah dan bank demi mengatasi masalah utang. Yunani dan Irlandia telah melakukan beberapa perubahan dan menerapkan kebijakan-kebijakan yang dapat membuat keadaan ekonominya lebih baik.

Selain itu juga muncul permasalahan pada negara-negara maju yang cenderung tidak stabil dalam mengontrol arus keuangannya. Menurut laporan IMF, negara-negara Eropa dan bank Eropa telah menunjukkan usaha mereka untuk memperkuat pondasi keuangan. Yang tidak kalah pentingnya adalah adanya perbedaan keyakinan tentang pemulihan ekonomi negara-negara maju dibandingkan dengan beberapa negara berkembang. Rendahnya suku bunga di beberapa negara berkembang bertujuan untuk mendorong pemulihan ekonomi terutama kawasan Asia dan Amerika Latin.

Menurut IMF, beberapa tindakan yang dilakukan oleh para investor negara maju sangat mempengaruhi kondisi pasaran negara berkembang. Beberapa perpindahan capital keuangan berpotensi menyebabkan ketidakstabilan keuangan. Resiko-resiko seperti inilah yang harus dicegah agar tidak terlalu mengganggu perekonomian negara berkembang.

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment