Portugal berencana untuk menertibkan aturan gaji yang tinggi dan juga memangkas anggaran Negara untuk mengurangi defisit yang terus membengkak. Pemangkasan ini merupakan upaya pemerintah untuk memerangi utang negara yang terus menjadi beban. Kanselir Jerman, Angela Merkel, memperingatkan bahwa seluruh Uni Eropa akan semakin tertekan dan terancam jika Euro terus-menerus terpuruk akibat krisis utang.
Mata uang Euro terus merosot hingga mencapai titik terendah selama 14 bulan terakhir yaitu 1.2517 terhadap Dolar pada hari Kamis kemarin. Pasar global tampaknya panik terhadap ketidakpastian di Eropa. Selain itu, para investor juga ditakutkan dengan adanya ledakan yang terjadi di penjara Yunani dan juga adanya indikasi kriminalisai oleh 9 bank.
Selain Yunani yang kini telah diturunkan rating kreditnya, perhatian internasional kini tertuju pada Portugal dan Spanyol yang juga telah diturunkan rating pinjamannya. Kedua negara tersebut dikhawatirkan akan mengalami nasib serupa dengan Yunani. Perdana menteri Portugal Jose Socrates mengumumkan akan memangkas gaji pegawai sipil dan juga menteri. Selain itu, ia juga menaikkan pajak sekitar 1%, menjadi 21% saat ini. Sebagai salah satu member Zona Eropa, Portugal harus tetap menjaga angka defisitnya di bawah 3 persen. Sedangkan dari Spanyol, pemerintah melakukan pemangkasan gaji sebesar 5% dan akan melakukan penghematan anggaran hingga 50 miliar Euro.
No comments yet.
RSS feed for comments on this post.