Yunani Berencana Tuntut Bank-bank Amerika

Yunani Berencana Tuntut Bank-bank Amerika

Perdana Menteri Yunani, George Papandreou pada hari Minggu kemarin menyatakan akan tindakan hukum terhadap bank-bank AS, Menurutnya, mereka mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap krisis hutang Yunani. George menambahkan di salah satu wawancara CNN, bahwa Yunani merupakan korban dari investasi bank-bank AS, ada beberapa kesalahan dan kurang transparansi dalam sektor keuangan tersebut. Ketika ditanya apakah legal action masih mungkin dilakukan, Papandreu tidak menyangkal kemungkinan tersebut. Papandreou mengatakan bahwa investigasi parlemen akan menyorot masalah bagaimana penyimpangan yang terjadi dan dampak negatif dari praktik tersebut. Kanselir Jerman, Angela Merkel, juga mengkritik bank-bank yang dianggapnya turut memperparah krisis Yunani dengan mendramatisir situasi yang ada.

Dalam sebuah polling di surat kabar Ethnos, hasil menunjukkan bahwa penduduk Yunani sebesar 58,8 persen menganggap bahwa negaranya akan keluar dari kebangkrutan, sebaliknya 36,6 persen menganggap bahwa Yunani tidak mampu untuk mengatasinya. IMF mengatakan bahwa Negara-negara Eropa terlalu lama dalam merespon masalah krisis Yunani. Strauss Kahn dalam pernyataannya di surat kabar Ethnos, menyatakan jika masalah tersebut diatasi pada bulan Februari, biaya yang dikonsumsi akan lebih rendah daripada kondisi saat ini, tetapi penanganan masalah tersebut memakan waktu yang sangat lama. IMF dan Uni Eropa telah menyetujui paket bailout Yunani hanya pada awal Mei, dan seminggu kemudian terpaksa menempatkan dana bersama triliunan USD sebagai dana darurat karena investor terus melepas Euro dan saham-saham Eropa.

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment