16 anggota Uni Eropa telah mendapatkan jaminan pinjaman sebesar 440 miliar Euro dan dana darurat dari komisi Eropa sebesar 60 miliar Euro. IMF juga memberikan kontribusi sebesar 250 miliar Euro. Hal ini ditujukan agar negara-negara Zona Eropa lainnya tidak mengalami krisis seperti Yunani. Beberapa jam setalah paket bantuan darurat tersebut diumumkan, Bank sentral Eropa dilaporkan mulai membeli surat hutang. Presiden Jose Manual Barroso mengatakan bahwa zona Eropa mulai mendapatkan kepercayaan diri kembali dan secara fundamental berada dalam keadaan baik.
Terdapat ketakutan bahwa Euro akan berada di bawah tekanan dikarenakan Portugal dan Spanyol yangjuga dikabarkan mengalami masalah keuangan. Euro menguat, melesat naik di atas $1,30 setelah melemah terhadap dolar pada minggu lalu. Tingkat suku bunga surat hutang Yunani jatuh dari 18,1% menjadi 4,9%. Pada hari Jumat para pemimpin zona Eropa menyetujui dana pinjaman 110 miliar euro kepada Yunani yang akan didukung oleh Uni Eropa dan IMF.
Elena Salgado, Menteri Keuangan Spanyol mengatakan bahwa perjanjian dana bantuan telah disetujui, hal tersebut ditujukan untuk mempertahankan Eropa dan ekonominya. Komisioner masalah keuangan Uni Eropa, Olli Rehn mengatakan bahwa usaha-usaha fiskal anggota Uni Eropa dan ECB ini mencerminkan bahwa Euro harus dipertahankan.
Para analis terkejut dengan mangnitudo dan koordinasi dana bantuan tersebut. Mario Annunziata dari bank UniCredit mengatakan bahwa tindakan tersebut seharusnya lebih dari cukup untuk menstabilkan pasar dalam waktu dekat, mencegah kepanikan dan mengendalikanya. Federal Reserve menyatakan akan membuka fasilitas swap mata uang dengan bank sentral lain untuk meningkatkan likuiditas pasar US dolar dan mencegah penyebaran kepada pasar lain dan pusat keuangan. Barack Obama mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa beliau sangat prihatin akan apa yang terjadi di Eropa dan kondisi di Eropa sangat serius.
No comments yet.
RSS feed for comments on this post.