IMF Minta Negara Maju Pangkas Defisit

IMF Minta Negara Maju Pangkas Defisit

International Monetary Fund (IMF) telah memberikan peringatan bagi Negara-negara maju untuk memangkas anggaran pengeluaran mereka agar kondisi perekonomian tidak semakin memburuk. Peringatan tersebut muncul setelah sejumlah Negara di Eropa harus menghadapi kerusuhan-kerusuhan yang terjadi akibat kondisi ekonomi. IMF juga menyatakan bahwa para pembuat kebijakan harus mampu menurunkan rasio rata-rata utang hingga 110% dari GDP pada tahun 2015 mendatang.

Salah satu saran yang diberikan IMF untuk pemulihan ekonomi adalah memperketat VAT dengan cara menghapus kebijakan potongan pajak dalam beberapa usaha seperti buku, pakaian anak-anak dan juga makanan. Menurut IMF, jika Inggris menerapkan kebijakan tersebut maka ada kemungkinan ia akan memperoleh pendapatan hingga 3,3% dari GDP tanpa harus menaikkan VAT. IMF lebih berfokus ke Inggris karena Negara tersebut merupakan Negara dengan penambahan utang terbesar selama 20 tahun terakhir dibandingkan dengan Negara maju lainnya. Estimasi defisit Yunani selama setahun adalah sebesar 8.1% GDP. Sedangkan Negara lainnya dengan defisit yang cukup parah adalah Irlandia sebesar 12.2%, Inggris 11.4% dan Amerika Serikat sebesar 11%. Meskipun demikian, Negara-negara tersebut tidak terlalu mengkhawatirkan dibandingkan Yunani karena mereka ditopang oleh perekonomian yang kuat.

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment