Perusahaan pegadaian AS Freddie Mac meminta dana tambahan sebesar 10,6 juta dolar dari treasury Amerika untuk mengatasi kerugiannya. Kerugian sebesar 6,7 juta dolar yang dialaminya pada kuartal pertama menjadi asal mula permintaan dana segar pada 30 Juni tahun ini. Perusahaan-perusahaan di Washington telah menerima lebih dari 50 juta dolar untuk mengatasi kerugian dari aset-aset yang bermasalah. Freddie Mac juga menekankan, besarnya dana tambahan dan waktu pencarian dari bantuan dana tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor yang dapat mempengaruhi penghasilan perusahaan.
Pada tahun 2008 pemerintah menjanjikan Freddie Mac dan Fannie Mae akan tetap profit. Perjanjian tersebut dibentuk untuk menunjang pasar rumah AS agar tidak mengalami kebangkrutan dan mendorong sektor ekonomi untuk meningkat ke posisi yang lebih baik. Tetapi sektor perumahan AS masih dalam posisi yang sulit, Freddie mengatakan bahwa presentase pinjaman yang tidak terbayar tepat waktu atau secara penuh, meningkat ke 4.13% pada tiga bulan pertama di tahun ini. Pada tiga bulan terakhir pada tahun lalu tingkat presentase pinjaman tersebut menempati posisi 3,98%.
Masa depan Fannie dan Freddie saat ini telah menjadi salah satu pemanas persaingan antara Demokrat yang beranggapan bahwa perusahaan tersebut harus terus disokong pemerintah untuk menekan harga rumah, dengan partai Republik yang berpandangan sebaliknya. Pada bulan Maret, sekretaris Treasury, Timothy Geithner dengan keras meminta Fannie dan Freddie untuk melalukan reformasi, menilik pada masih lemahnya pasar real estate. Geithner juga mengatakan rekstrukturisasi Fannie Mae dan Freddie Mac yang menerima 100 juta dolar dan bailout pemerintah pada saat krisis perumahan yang tinggi harus dilakukan sebagai bagian dari reformasi sistem keuangan sektor perumahan yang lebih luas. Geithner menambahkan bahwa hal ini memerlukan beberapa bulan untuk dikembangkan dan akan diaplikasikan saat stabilitas pasar pada posisi yang lebih menjanjikan.
No comments yet.
RSS feed for comments on this post.