EUR/USD
————————————————————–
Sempat naik mendekati 1,385 di awal pekan, EUR/USD justru berbalik turun tajam dan ditutup di kisaran 1,353 Jumat kemarin. Resistance utama ada di level 1,385 yang minggu lalu masih gagal ditembus, dan jika terlewati, maka pair berpeluang naik ke kisaran 1,4 lagi. Sementara di bawah, 1,342 akan menjadi fokus, titik ini beberapa kali diuji selama Maret 2010, namun masih gagal. Tidak adanya perkembangan berarti pada masalah Yunani, justru negara-negara Eropa lainnya juga mulai mengalami defisit anggaran yang tak terkendali, EUR/USD tampaknya masih akan terus bearish.
GBP/USD
————————————————————–
Sama seperti EUR/USD, sempat menguat di awal pekan, pair akhirnya ditutup di kisaran 1,5. Resistance ada di level 1,522 yang minggu kemarin gagal ditembus. Jika berhasil naik, maka pair berpeluang menuju 1,55 hingga 1,58. Sementara itu, target pergerakan minggu ini masih di bawah, pair tampaknya masih akan terus bearish dengan tidak adanya hal-hal yang mampu meyakinkan investor. Sentimen masih negatif, jika GBP/USD menembus 1,478 maka pair berpeluang menguji 1,44 lagi, yang terakhir terjadi pada Mei 2009.
AUD/USD
————————————————————–
Pair ini juga ditutup turun tajam di akhir pekan. Target utama masih level 0,933. Level ini sangat kuat dan telah berkali-kali diuji, namun masih belum berhasil. Ekonomi China yang positif terus berimbas pada AUD, dan karenanya pair masih terus akan tersupport. Pair masih bullish selama belum mampu menembus 0,909 dan 0,898.
USD/CAD
————————————————————–
CAD masih terus mendominasi atas USD. Pair perlu naik menembus 1,04 untuk bisa keluar dari tekanan. Untuk saat ini, level 0,98 masih menjadi target utama, dan jika level penting ini tertembus maka USD/CAD berpeluang untuk terus turun hingga 0,97. Hal ini tentunya bukan pertanda baik bagi USD. Data Canada yang terus memuaskan menunjukkan bahwa ekonomi di sana telah membaik, dan hal ini memicu sentimen positif dari investor.
No comments yet.
RSS feed for comments on this post.