Dubai World membuat kesepakatan dengan sejumlah bank kreditur untuk merestrukturisasi utangnya yang telah mencapai $23.5 milyar atau sekitar 16.4 milyar Euro. Jika direstrukturisasi maka utang Dubai hanya tersisa $14,4 milyar. Namun proses restrukturisasi juga harus disepakati oleh bank kreditur lainnya yang tidak ikut dalam proses negosiasi. Dubai meresahkan pasar global sejak November tahun lalu karena keterlambatannya membayar utang selama 6 bulan.
Adapun salah satu syarat untuk restrukturisasi utang adalah juga mengkonversikan utang pemerintah sebesar $8.9 milyar ke dalam ekuitas. Pemerintahan Dubai dan Dubai World telah menyetujui persyaratan tersebut pada bulan Maret, tepatnya 3 bulan setelah proses negosiasi. Permasalahan yang dihadapi Dubai World adalah pembangunan proyek-proyek Nakheel yang membutuhkan dana besar untuk dibayarkan kepada investor bond syariah. Pembayaran tersebut sempat terhenti akibat kekurangan dana, namun sejak Februari lalu, Dubai diisukan telah menyiapkan bond $20 milyar untuk mensupport pembangunan ini. Selain itu, pembangunan Nakheel dijamin sepenuhnya oleh Abu Dhabi dan bank central UAE.
No comments yet.
RSS feed for comments on this post.
Sorry, the comment form is closed at this time.