Perdana Menteri China Wen Jiabao menjanjikan pertumbuhan yang kuat dalam tahun ini dan pemerintah akan memerangi inflasi dan mengurangi resiko kepada bank-bank untuk mempertahankan laju pemulihan ekonomi di negara dengan ekonomi ketiga terbesar dunia ini.
Pemerintah akan mengambil langkah-langkah dalam mengontrol inflasi dan masalah-masalah lainnya yang timbul akibat pemberian stimulus sebesar 4 triliun yuan ($586 milyar) dan pinjaman dari bank. Pemerintah juga mencanangkan pertumbuhan sebesar 8% di tahun ini, yang dianggap merupakan tahun yang sangat penting dalam proses pemulihan ekonomi. Pertumbuhan tahun lalu 8.7%.
Beijing juga masih tetap akan mempertahankan nilai Yuan terhadap US Dollar, di kisaran yang sama sejak 2008 akhir, untuk membantu eksportir China dalam bersaing di tengah-tengah kemerosotan ekonomi global.
Nilai Yuan terhadap Dollar tetap selama beberapa dekade, tetapi Beijing mengubah keadaan tersebut pada 2005 dan mengijinkan mata uangnya meningkat 20% pada 2008 akhir. Kenaikan tersebut dihentikan setelah adanya krisis global.
No comments yet.
RSS feed for comments on this post.