Chief Executive Officer Deutsche Bank AG, Josef Ackermann, mengatakan bahwa ada kemungkinan Yunani tidak akan dapat membayar utangnya secara keseluruhan, akan tetapi hal tersebut masih akan dibicarakan kembali. Yunani harus segera menstabilkan kondisi perekonomian negaranya akibat krisis karena kondisi tersebut berpengaruh buruk pada Negara lainnya. Namun demikian, Ackermann tidak yakin Yunani akan mampu mengembalikan seluruh pinjamannya pada waktu yang ditentukan. Pembuat kebijakan Eropa mengumumkan bahwa ada sekitar $1 trilyun pinjaman yang telah disediakan untuk membantu Negara-negara Eropa yang sedang dilanda krisis keuangan.
Menurut Ackermann, restrukturisasi utang Yunani harus dicegah dan justru harus semakin ditekan agar Yunani lebih agresif dalam memangkas pengeluaran negaranya. Ackermann juga menyatakan bahwa Italia dan Spanyol masih kuat untuk menopang utang mereka sendiri dan yang semakin mengkhawatirkan saat ini adalah Portugal. Perusahaan financial Jerman meliputi Bank Deutsche dan Allianz SE akan menyediakan dana sebesar 4.8 miliar Euro untuk menggantikan bond pemerintah Yunani yang jatuh tempo pada tanggal 6 Mei 2013 dengan cara menjual bond baru maupun investasi dalam bentuk lainnya. Ackermann mengatakan bahwa ia tidak melihat adanya inflasi yang tinggi dalam area Eropa selama 2 atau 3 tahun mendatang, Ia justru melihat adanya kekuatan fundamental bagi mata uang Euro.
No comments yet.
RSS feed for comments on this post.