Regulator perbankan China meminta beberapa bank di sana agar membatasi kredit yang dikucurkan pada nasabahnya. Bank-bank tersebut diminta segera menambah modal sesuai dengan persyaratan yang ada dan tidak memberikan pinjaman di luar kemampuan modal mereka. Hal tersebut disampaikan oleh pimpinan Komisi Regulator Perbankan China, Liu Mingkang.
Liu tidak menyebutkan secara spesifik bank-bank mana saja yang dimaksud. Namun, secara umum, dia menyebutkan ada beberapa bank yang tidak memenuhi standar regulasi dan mereka harus berhenti memberi pinjaman untuk sementara. Keputusan ini tampaknya menindaklanjuti pernyataan Presiden Wen Jiabao sebelumnya, di mana China akan mengatur pertumbuhan kredit bank-bank setelah sebuah laporan menunjukkan total pinjaman yang diberikan bank saat ini mencapai 9,59 triliun Yuan, atau setara $1,4 triliun. Kondisi ini menjadi rekor tersendiri bagi perekonomian China.
Beberapa bank seperti Industrial and Commercial Bank of China dan The People’s Bank of China telah menghentikan pinjaman setelah total pinjaman mereka mencapai 1,5 triliun Yuan di awal tahun 2010 ini. Semenjak pengumuman penambahan modal bank pada 12 Januari 2010 kemarin, China tampaknya benar-benar serius membenahi sistem perbankannya, berusaha untuk mengurangi angka pinjaman yang terus membengkak. Target pemerintah China adalah pinjaman baru tahun ini tidak boleh melebihi 650 miliar Yuan.
No comments yet.
RSS feed for comments on this post.